Arsip untuk Maret, 2007

Apalah Arti sebuah NaMA!

Maret 16, 2007

“Como se llama, senor.?”

“mi nombre Priyanto…”

“y su apellido, por favor.?”

“…… Kusumawidagdo..”  dan setelah denger nama belakang yg “aneh” tersebut efek berikutnya udah bisa gue duga, air mukanya pasti berubah.Yah, rata2 orang Amerika Latin (dan orang luar Indonesia laennya tentu aja), nggak terbiasa dengan nama yg jumlah suku katanya banyak. Jangankan mereka, lha orang Indonesia aja masih banyak yg nggak biasa juga. 

Masalah air muka yg berubah, ada yg sekedar naik alisnya, ada yg ngerut dahinya, ada yg narik ujung2 bibirnya ke bawah kayak orang cemberut, ada yg ngeringis kayak abis makan belimbing wuluh, bahkan ampe ada yg ‘kaget  Jepang’, itu lho yg kaget trus balik badan ampe jatuh dengan gaya orang abis kena tembak. Nggak sedikit juga orang yg denger langsung ketawa (ampe sempet gue pikir kalo nama gue tuh jangan2 punya arti ‘jorok’ dalam bahasa Spanyol). 

(lagi…)

Maksudnya, MOhoN mAAf……

Maret 16, 2007

Kuminta maafmu Sayang, jika sering membuatmu menangis
walau kerap kau katakan mata indahmu sedang kelilipan

Kuminta maafmu Cantik, jika selalu
memintamu menanggung beban seberat batu kali di pundak mungilmu
walau sambil senyum kau bilang itu hanya batu apung

Kuminta maafmu Cinta, karna sampai kini
hanya tersedia gubuk kecil untukmu dan anak-anak berteduh
walau kerap kau katakan itu istana terindah yang selalu kau impikan

Kuminta maafmu Kasih, ketika tiada hadirku
kala melewati jalan berbatu berduri menggendong tiga buah hati kita
walau dengan tawa kecil kau bilang kalian sedang bergembira

Kuminta maafmu Manis, karna ingin dan egoku
terpaksa kau putus cita dan karir seakan sia tinggi sekolahmu
walau lembut kau jawab jika dari rumahlah karirmu kau tapak

Kuminta maafmu Sayang, karna dengan segala kekuranganku
lancang kuminta kau untuk jadi pendamping hidupku
walau selalu kau sebut itu keputusan terindah dalam hidupmu

Sadar bahwa sering ku lupa, tak ringan pengorbananmu, maafkanku…

dan, karna tak ada di dekatmu sekarang,

Selamat Ulang Tahun … Istriku, Bidadariku, Marsianti

Sungguh engkaulah anugrah terindah,
dari Allah kepada mahluknya yg hina ini.
Seakan dikirim agar tak sesat diri ke kampung akhirat.

Terima kasih isteriku, Qurrota ‘aini (penyejuk mata)

p.s.
Maaf, jika suamimu ini selalu minta maaf,
gara-gara ketularan Mpok Minah di Bajaj Bajuri.. ;p

Dan,..gak perlu minta maaf sih harusnya,
salahnya sendiri you said “I do” when I asked “would you marry me”